Tips Agar Produk Fashion Semakin Laris Dijual

Perkembangan bisnis fashion online membuat fashionpreneur harus membangun strategi bisnis fashion baru yang tepat. Fashionpreneur butuh mengetahui berbagai strategi bisnis fashion untuk menghindari kerugian dan memperoleh keuntungan yang optimal.
Menjelang Bulan Ramadhan dan dan Hari Raya Idul Fitri seperti saat ini, sudah saatnya fashionpreneur merancang koleksi dan merencanakan strategi baru. Momen hari raya adalah momen yang tepat untuk panen besar-besaran. Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kerap kali mengoleksi berbagai busana baru untuk dikenakan saat hari raya, baik itu busana formal maupun non-formal.
Seorang fashionpreneur harus jeli menentukan model baju yang akan dipasarkan. Ada model baju yang hanya musiman, ada juga yang timeless. Hal ini ditentukan berdasarkan target pasar, apakah anak-anak, remaja, dewasa dengan jenis kelamin pria, wanita atau unisex.
Trend pakaian sama seperti teknologi yang selalu dinamis, dapat berubah dalam jangka waktu yang cepat seiring dengan perkembangan mode dan selera pasar. Oleh karena itu, fashionpreneur harus memiliki kreativitas tinggi dan terus up to date dengan perkembangan mode yang ada.
Strategi bisnis fashion online memang selalu berubah mengikuti trend, tetapi ada baiknya fashionpreneur tetap memiliki beberapa produk best-selling yang bisa terus berinovasi dan muncul dalam style berbeda.
Untuk meluncurkan kembali koleksi busana best-selling dengan tampilan baru, fashionpreneur bisa menambahkan berbagai jenis ornamen fashion yang sedang trend agar koleksi tersebut tetap relevan dengan zaman dan laku dipasaran. Berikut rekomendasi beberapa jenis ornamen yang dapat fashionpreneur gunakan untuk menambah estetika tampilan busana:
Fashionpreneur bisa mengaplikasikan berbagai variasi kerah untuk jenis baju formal seperti blouse, kemeja bahkan sweater. Dengan ornamen kerah ini, fashionpreneur bisa menciptakan berbagai look yang sedang trend atau kekinian seperti korean look, vintage atau Y2K.

Ornamen unik ini dapat menciptakan look yang eye-catching serta memberikan kesan cool pada berbagai busana non formal seperti jaket, celana jeans, hingga aksesoris tas. Busana dengan ornamen patch sangat diminati oleh remaja hingga dewasa yang menyukai gaya rebel. Fashionpreneur dapat mengkustomisasi bentuk patch dengan topik yang sedang “in”, misalnya seperti K-Pop. Jaket, celana ataupun tas dengan ornamen patch berbentuk wajah personel band K-Pop tentu akan diminati oleh para penggemarnya.

Renda merupakan ornamen timeless yang tidak pernah luput dari zaman ke zaman. Ornamen yang pada awalnya hanya diaplikasikan pada busana kebaya atau baju pesta ini, kini banyak diaplikasikan pada berbagai produk fashion lainnya seperti blouse, midi dress, kemeja, hingga mukena. Terdapat berbagai motif renda yang bisa fashionpreneur gunakan, mulai dari motif geometris yang simpel, hingga motif abstrak dengan aksen payet yang mewah.

Sama seperti renda, ornamen payet juga merupakan ornamen yang timeless dan banyak digunakan pada berbagai jenis busana. Payet membuat tampilan busana menjadi lebih mewah dan elegan, sehingga lebih banyak ditemui pada busana formal seperti kebaya, dress pernikahan dan baju pesta. Fashionpreneur dapat memilih payet dengan berbagai jenis material seperti batu berlian, plastik, akrilik dan kristal.

Sablon manual sudah mulai ditinggalkan, kini teknologi sudah mengambil alih zaman. Dengan menggunakan sablon DTF, fashionpreneur dapat menciptakan ornamen berbentuk grafis yang tajam dan presisi. Fashionpreneur dapat mengaplikasikan sablon DTF pada produk fashion seperti kaos, jaket, sweater, totebag dan kemeja.
Penggunaan sablon DTF memiliki keunggulan daripada metode sablon lainnya, beberapa diantaranya yaitu hasil cetakan yang lebih tajam dan presisi, dapat diaplikasikan pada hampir semua jenis kain, tidak mudah pudar, proses produksi yang cepat, desain yang lebih fleksibel, dan memiliki daya jual yang lebih tinggi.
Tidak hanya itu, sablon dengan metode digital printing diklaim lebih ramah lingkungan. Sablon DTF mementingkan keberlanjutan dan meminimalisir waste produk. Sebab, printer yang digunakan membutuhkan lebih sedikit energi dan menghasilkan jejak karbon emisi yang lebih rendah. Bahkan, sablon DTF juga bisa menggunakan bahan daur ulang atau bahan yang eco-friendly, loh! Kalau bisa berbisnis sambil memperhatikan aspek lingkungan, kenapa tidak?

Nah, sekarang fashionpreneur sudah tahukan ingin menggunakan jenis ornamen apa untuk mengembangkan desain koleksi yang sudah ada. Untuk mewujudkannya, tentu fashionpreneur membutuhkan partner yang dapat memenuhi kebutuhan supply bahan baku dan ornamen fashion. Jangan khawatir, CHARISMA dapat menjadi opsi yang tepat.
CHARISMA sebagai perusahaan penyedia bahan baku dan aksesoris fashion, telah belasan tahun bekerjasama dengan ratusan fashion brand untuk menciptakan beragam produk fashion, terutama untuk layanan custom ornamen fashion. Oleh karena itu, CHARISMA sangat memahami kebutuhan partner kami yang ingin menyuplai bahan baku dan ornamen fashion dengan kualitas terbaik dan sesuai dengan desain yang diinginkan.
Fashionpreneur bisa melihat ragam koleksi ornamen fashion yang tersedia di CHARISMA disini. Mulai kolaborasi dengan CHARISMA sekarang! Untuk informasi selengkapnya, silakan hubungi konsultan CHARISMA dinomor +62-8190-1015-226.



Tuliskan Komentar